Minggu, 19 Juni 2016

CORETAN PERTENGAHAN RAMADAN



Pemahaman kehidupan
          Adakalanya kita sebagai manusia menganggap bahwa kehidupan itu begitu kejam dan tak adil. Tapi tunggu dulu jangan langsung mengfacto kehidupan seperti itu. Coba kita sejenak merenungkan kembali perjalanan hidup yang telah kita lewati selama ini. Baik itu ketika  kita merasa bahagia, senang, sedih, kecewa bahkan marah sekalipun. Tentu kita akan menyadari dan menyesal telah menyalahkan kehidupan yang sudah diatur oleh sang Maha Kuasa dengan begitu indah selama ini. Dan coba bayangkan andaikan kehidupan kita dipenuhi oleh hal-hal yang jelek dan buruk saja atau malah hal-hal yang menyenangkan dan membahagiakan saja, tentu kita akan merasa kehidupan ini sungguh membosankan dan bahkan sudah tak mau menjalaninya lagi. Atau malah semuanya serba salah sehingga kita hanya memilih untuk hidup senang dan bahagia selamanya saja. Pemahaman kehidupan itu di dapat dari pengalaman kehidupan yang kita jalani. Sehingga kita mampu mengerti dan memahami makna dan arti dari hakikat kehidupan yang kita jalani ini. Masalah pemahaman kehidupan tidak dapat diperoleh di bangku akademis, akan tetapi dapat di peroleh dari kehidupan sehari-hari yang ia jalani. Dan bagaimana cara orang tuanya dalam mengarahkan dan mengajarkan tentang hakiat kehidupan yang sesungguhnya kepada sang anak. Jangan sampai anak keturunan kita tidak mampu memahami dan mengerti hakikat yang sesungguhnya dari kehidupan ini.
          Ada saat kita harus bertemu dan berpisah. Dan juga akan ada awal serta akhir sebuah peristiwa yang mesti kita jalani. Itulah kehidupan yang harus dilewati. Dan yang menjadikannya tiada adalah pemutus kehidupan sendiri yaitu kematian, yang akan menghampiri semua makhluk yang menyandang status kehidupan dalam hidupnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar