Pemahaman
kehidupan
Adakalanya kita
sebagai manusia menganggap bahwa kehidupan itu begitu kejam dan tak adil. Tapi
tunggu dulu jangan langsung mengfacto kehidupan seperti itu. Coba kita sejenak
merenungkan kembali perjalanan hidup yang telah kita lewati selama ini. Baik
itu ketika kita merasa bahagia, senang,
sedih, kecewa bahkan marah sekalipun. Tentu kita akan menyadari dan menyesal
telah menyalahkan kehidupan yang sudah diatur oleh sang Maha Kuasa dengan
begitu indah selama ini. Dan coba bayangkan andaikan kehidupan kita dipenuhi
oleh hal-hal yang jelek dan buruk saja atau malah hal-hal yang menyenangkan dan
membahagiakan saja, tentu kita akan merasa kehidupan ini sungguh membosankan
dan bahkan sudah tak mau menjalaninya lagi. Atau malah semuanya serba salah
sehingga kita hanya memilih untuk hidup senang dan bahagia selamanya saja.
Pemahaman kehidupan itu di dapat dari pengalaman kehidupan yang kita jalani.
Sehingga kita mampu mengerti dan memahami makna dan arti dari hakikat kehidupan
yang kita jalani ini. Masalah pemahaman kehidupan tidak dapat diperoleh di
bangku akademis, akan tetapi dapat di peroleh dari kehidupan sehari-hari yang
ia jalani. Dan bagaimana cara orang tuanya dalam mengarahkan dan mengajarkan
tentang hakiat kehidupan yang sesungguhnya kepada sang anak. Jangan sampai anak
keturunan kita tidak mampu memahami dan mengerti hakikat yang sesungguhnya dari
kehidupan ini.
Ada saat kita
harus bertemu dan berpisah. Dan juga akan ada awal serta akhir sebuah peristiwa
yang mesti kita jalani. Itulah kehidupan yang harus dilewati. Dan yang menjadikannya tiada adalah pemutus kehidupan sendiri yaitu kematian, yang akan menghampiri semua makhluk yang menyandang status kehidupan dalam hidupnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar